Friday 15th December 2017

Tifa Nusantara 3 Digelar di Marabahan

Tifa Nusantara 3 Digelar di Marabahan
Hasil gambar untuk marabahan

Icon Marabahan

Kalsel__Pertemuan penyair Tifa Nusantara 3 akan digelar di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan  pada 28-30 Oktober 2016. Adapun jumlah penyair yang diundang, berdasarkan hasil kurasi dari 1872 puisi yang diterima oleh panitia, sebanyak 250 orang.

Mulanya Tifa Nusantara 1 dan 2 dilaksanakan di Tagerang, atas inisiasi Trip el-Umiuki dan kawan-kawan, yang kala itu masih menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang (DKKT). Pada Tifa Nusantara 3, Kalimantan Selatan diberi kepercayaan untuk menjadi pelaksana. Alasannya, menurut Trip, kawan-kawan penyair di Kalimantan Selatan sangat solid dan memiliki kecakapan komunikasi dengan pemerintah setempat. Sehingga memungkinkan adanya hajat sastra dengan sekala Nasional.

Menurut agenda acara yang dipublikasikan pantia, para peserta akan dijemput di Bandara Syamsuddin Noor pada pukul 13.00-17.00. Rencananya, acara pembukaan akan dilaksanakan pada pukul 20.00 waktu setempat oleh Bupati Barito Kuala dan dilanjutkan dengan malam pentas sastra.

Ali Arsy, penyair yang kondang dengan “puisi gumam asa” yang menjadi panitia menunjukkan kesiapan panitia yang telah matang. Bahkan ia sudah mempersiapkan ruang bagi penyair yang datang lebih awal dari jadwal penjemputan.

”Bila nanti berangkat rada pagi dan mendarat belum sangat siang maka bisa kita berbincang santai di Gang Kurihing, tepatnya pagi tanggal 28 Oktober 2016. Sebab membahasakan tubuh letih dan jalinan Tifa Nusantara tentu menjadi kata bernilai makna,” ungkap Ali.

Fajar Timur, penyair Banten yang diundang dalam perhelatan tersebut, menyatakan kegembiraannya. Ia menilai kegiatan-kegiatan sastra harus terus digaungkan di tengah gonjang-ganjing persoalan bangsa ini. Karena sastra masih dipercaya sebagai salah satu jalan menuju kebenaran.

Sayangnya, menurut pengakuan Fajar, ia tidak dapat memastikan keberangkatannya ke Marabahan. Karena pemerintah Provinsi Banten tidak memberikan dukungan kepadanya, termasuk kepada 22 penyair Banten yang juga menerima undangan dari panitia Tifa Nusantara 3.

“Saya belum dapat memastikan. Pemerintah Provinsi Banten tidak mendukung penyair untuk dapat menghadiri perhelatan sastra sekala Nasional itu,” ungkap Fajar. “Barangkali mereka sedang sibuk menghadapi Pilgub.”

Tags: , ,

No Responses

Leave a Reply